Senin, 15 November 2010
Selasa, 21 September 2010
PERKOKOH PERSATUAN BANGSA
Mitra muda!, Gencarnya media masa yang memberitakan pembakaran Al-Qur'an oleh pendeta di negara adikuasa yang konon sebagai penggagas demokrasi jangan membuat warga Indonesia terpecah, tetapi harus merapatkan barisan guna bangkit membangun menjadi adikuasa baru, karena Amerika telah lemah tidak mampu mempertahankan makna demokrasi.
Rabu, 18 Agustus 2010
Rabu, 28 Juli 2010
Selasa, 27 Juli 2010
ALIFFIA "DUTA PELAJAR KOTA TASIKMALAYA" KE AMERIKA
Rabu, 05 Mei 2010
"PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA"
Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei rutin kita peringati, tetapi sampai tahun 2010 ini, Mitra Muda semua mengetahui sejauhmana Pendidikan nasional kita dapat dirasakan bagi masyarakat miskin?
Belum lagi masalah UN, Mitra Muda!, sebenarnya siapakah yang harus ikut Ujian Nasional itu?, Guru atau Murid?
Siapa dibalik misteri ini? Hasil UN adalah tolok ukur tingkat Pendidikan di Indonesia, tapi apakah pantas dijadikan tolok ukur kelulusan seorang murid?, banyak penilaian yang harus pemerintah perhatikan, jangan penilaian intelektual saja!, tapi ada Penilaian yang paling menunjang dalam pembangunan peradaban bangsa yaitu penilaian ETIKA dan MORAL.
ITU SELARAS DENGAN TEMA YANG DIUSUNG KEMENTERIAN PENDIDIKAN YAITU "PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN BANGSA"
MITRA MUDA! JADI SIAPAPUN BOLEH MENYELENGGARAKAN UJIAN NASIONAL HANYA UNTUK MENILAI SEJAUHMANA KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA, TETAPI UNTUK MEMBANGUN KARAKTER BANGSA TIDAK CUKUP MENGANDALKAN (UN), TETAPI PEMBANGUNAN ETIKA DAN MORAL WAJIB DILAKUKAN KARENA BANGSA INI SEKARANG SEDANG DILANDA KRISIS MORAL YANG MENJATUHKAN MARTABAT BANGSA DAN MEMUPUS KARAKTER BANGSA INDONESIA YANG TERKENAL "SOPAN-SANTUN" TETAPI MAMPU MEMBUSUNGKAN DADA DI MUKA DUNIA"
MITRA MUDA HARUS MAMPU MENGATAKAN KEPADA DUNIA "INI DADAKU-DADA BANGSA INDONESIA".
Belum lagi masalah UN, Mitra Muda!, sebenarnya siapakah yang harus ikut Ujian Nasional itu?, Guru atau Murid?
Siapa dibalik misteri ini? Hasil UN adalah tolok ukur tingkat Pendidikan di Indonesia, tapi apakah pantas dijadikan tolok ukur kelulusan seorang murid?, banyak penilaian yang harus pemerintah perhatikan, jangan penilaian intelektual saja!, tapi ada Penilaian yang paling menunjang dalam pembangunan peradaban bangsa yaitu penilaian ETIKA dan MORAL.
ITU SELARAS DENGAN TEMA YANG DIUSUNG KEMENTERIAN PENDIDIKAN YAITU "PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN BANGSA"
MITRA MUDA! JADI SIAPAPUN BOLEH MENYELENGGARAKAN UJIAN NASIONAL HANYA UNTUK MENILAI SEJAUHMANA KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA, TETAPI UNTUK MEMBANGUN KARAKTER BANGSA TIDAK CUKUP MENGANDALKAN (UN), TETAPI PEMBANGUNAN ETIKA DAN MORAL WAJIB DILAKUKAN KARENA BANGSA INI SEKARANG SEDANG DILANDA KRISIS MORAL YANG MENJATUHKAN MARTABAT BANGSA DAN MEMUPUS KARAKTER BANGSA INDONESIA YANG TERKENAL "SOPAN-SANTUN" TETAPI MAMPU MEMBUSUNGKAN DADA DI MUKA DUNIA"
MITRA MUDA HARUS MAMPU MENGATAKAN KEPADA DUNIA "INI DADAKU-DADA BANGSA INDONESIA".
Selasa, 27 April 2010
MARI CINTAI PRODUK INDONESIA
MITRA MUDA MARI KITA CINTAI PRODUK INDONESIA
- BELILAH PRODUK ASLI DALAM NEGERI!
- PAKAI PRODUK ASLI DALAM NEGERI!
- GUNAKAN PRODUK ASLI DALAM NEGERI
MULAI SEKARANG CINTAI PRODUK DALAM NEGERI
SAATNYA BERKARYA SAATNYA BERPRESTASI SAATNYA BUKTIKAN DIRI
MITRA MUDA JADILAH BANGSA INDONESIA SEJATI.....
TUNJUKKAN PADA DUNIA, INI DADA BANGSA INDONESIA!!!
SAATNYA BERKARYA SAATNYA BERPRESTASI SAATNYA BUKTIKAN DIRI
MITRA MUDA JADILAH BANGSA INDONESIA SEJATI.....
TUNJUKKAN PADA DUNIA, INI DADA BANGSA INDONESIA!!!
Selasa, 13 April 2010
SEMINAR HIV/AIDS
Bertempat di Aula Hotel Mangkubumi Kota Tasikmalaya jalan Raya Singaparna Kota Tasikmalaya, digelar seminar HIV/AIDS sebagai problem kemanusiaan global yang diprakarsai Lembaga Peduli Tasikmalaya (eLPITA) dengan mengambil tema Pencegahan dan Penanganan menurut perspektif Islam yang diikuti 120 peserta, Sekda Kota Tasikmalaya Drs. Tio Indra Setiadi membuka secara resmi acara tersebut sekaligus bertindak sebagai Keynote Speaker. (10/4)
Senin, 15 Maret 2010
SELAYANG BAYANG DISAYANG
MATA TERTUTUP TIDAK TIDUR
TANGAN MENGELUS HAMPA DI BERANDA
SEBUAH BAYANG YANG SELAYANG TERBAYANG
TERUS SELALU KU SAYANG......
TANGAN MENGELUS HAMPA DI BERANDA
SEBUAH BAYANG YANG SELAYANG TERBAYANG
TERUS SELALU KU SAYANG......
Jumat, 05 Maret 2010
TOPENG SATU
Latar mulai terbuka, tabir seakan terkuak, mulut tak sanggup lagi menahan mencairnya luapan hati yang membeku.
Manusia menutup jati diri, membenci hari tetapi selalu mencari, menyendiri sembunyi padahal lari.
kemana tempat membuka hati tanpa perlu mencaci, ataukah harus dengan topeng untuk bisa damaikan hati.
Manusia menutup jati diri, membenci hari tetapi selalu mencari, menyendiri sembunyi padahal lari.
kemana tempat membuka hati tanpa perlu mencaci, ataukah harus dengan topeng untuk bisa damaikan hati.
*DENGAN TOPENG SANGGUP KU SIMPAN DUNIA DI TELAPAK TANGAN, PANTANG BAGI KU DIPERMAINKAN DUNIA, KARENA FITRAH MANUSIA MENJADI KHALIFAH DI DUNIA
TANPA TOPENG DIRIKU BUKANLAH APA-APA, HANYA SEONGGOK DAGING DAN TENGKORAK YANG HATINYA TERUS MEMINTA BELAS KASIH TUHAN*
TANPA TOPENG DIRIKU BUKANLAH APA-APA, HANYA SEONGGOK DAGING DAN TENGKORAK YANG HATINYA TERUS MEMINTA BELAS KASIH TUHAN*
Kamis, 18 Februari 2010
HARI KANKER SE - DUNIA TK KOTA TASIKMALAYA
Sejak tahun 2005, tanggal 4 Februari setiap tahun diperingati sebagai hari kanker sedunia , " World Cancer Day" kegiatan yang dimotori oleh Internasional Union Against Cancer ( IUAC, Konsorsorium Global Beranggotakan lebih dari 280 Organisasi anti kanker di 90 Negara) ini bertujuan untuk meningkatkan langkah pencegahan, deteksi dini maupun pengobatannya.
Peringatan Hari Kanker sedunia tingkat Kota Tasikmalaya dilaksanakan hari kamis tanggal 18 Februari 2010 dengan tema : " Mari Kita Perangi dan Berantas Kanker, Kanker leher rahim bisa ditemukan dan diobati secara dini". bertempat di Rumah Bersalin Dewi Sartika. Acara tersebut diresmikan oleh Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si.
Pada kesempatan tersebut hadir pula Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Rektor Universitas Siliwangi, Ketua Tim FCP Universitas Siliwangi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Serta Para Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, hadir pula Ketua TP. PKK Kota Tasikmalaya.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama dan koordinasi Kepala Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya serta dukungan dari Walikota Tasikmalaya dan dari Universitas Siliwangi yang telah menjalin kerjasama dengan Universitas Leiden Belanda, serta institusi kesehatan yang ada di Kota Tasikmalaya baik Pemerintah maupun swasta, tutur Koordinator Regional Tasikmalaya Mfc See and Treat Kanker Cervik, H.Sadeli Suganda,dr,Mkes. Beliau juga mengatakan melalui peringatan hari kanker sedunia kita semua berharap untuk mulai memperhatikan, menyadari dan peduli serta mau melaksanakan pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan penyakit kanker, yaitu suatu penyakit yang muncul dan berkembang dan sangat menakutkan kalau kita tidak melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasannya. Atau pengobatan segera pada phase dini. Untuk mendeteksi secara dini kanker rahim bisa dilakukan dengan cara yang lebih murah dan mudah, dengan metode IVA (Inveksi Visual dengan Asam Asetat) yaitu mengoleskan Asam Asetat/Asam Cuka (3-5%) pada mulut rahim. Untuk mensosialisasikan cara tersebut Pemerintah Kota Taasikmalaya melalui Dinas Kesehatan telah mengikat kerjasama dengan Tim Famale Cancer Program Universitas Siliwangi, atas bantuan Leiden University Belanda, untuk melaksanakan kegiatan berupa pelatihan tenaga dokter, Bidan, TP. PKK Kota/Kecamatan/Kelurahan dan para kader yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya Walikota Tasikmalaya menyampaikan" bahwa sesungguhnya penyakit kanker leher rahim dapat dicegah dan dikendalikan, apabila kita mau melakukan pemeriksaan secara dini. Pemeriksaan ini sangat mudah dan murah dapat dilakukan di puskesmas, puskesmas pembantu, Rumah Bersalin dan institusi pelayanan kesehatan lainnya. Mencegah kanker leher rahim lebih baik dan hemat daripada mengobati, yang disertai rasa sakit dan biaya mahal", tegasnya.
Peringatan Hari Kanker sedunia tingkat Kota Tasikmalaya dilaksanakan hari kamis tanggal 18 Februari 2010 dengan tema : " Mari Kita Perangi dan Berantas Kanker, Kanker leher rahim bisa ditemukan dan diobati secara dini". bertempat di Rumah Bersalin Dewi Sartika. Acara tersebut diresmikan oleh Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si.
Pada kesempatan tersebut hadir pula Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Rektor Universitas Siliwangi, Ketua Tim FCP Universitas Siliwangi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Serta Para Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, hadir pula Ketua TP. PKK Kota Tasikmalaya.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama dan koordinasi Kepala Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya serta dukungan dari Walikota Tasikmalaya dan dari Universitas Siliwangi yang telah menjalin kerjasama dengan Universitas Leiden Belanda, serta institusi kesehatan yang ada di Kota Tasikmalaya baik Pemerintah maupun swasta, tutur Koordinator Regional Tasikmalaya Mfc See and Treat Kanker Cervik, H.Sadeli Suganda,dr,Mkes. Beliau juga mengatakan melalui peringatan hari kanker sedunia kita semua berharap untuk mulai memperhatikan, menyadari dan peduli serta mau melaksanakan pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan penyakit kanker, yaitu suatu penyakit yang muncul dan berkembang dan sangat menakutkan kalau kita tidak melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasannya. Atau pengobatan segera pada phase dini. Untuk mendeteksi secara dini kanker rahim bisa dilakukan dengan cara yang lebih murah dan mudah, dengan metode IVA (Inveksi Visual dengan Asam Asetat) yaitu mengoleskan Asam Asetat/Asam Cuka (3-5%) pada mulut rahim. Untuk mensosialisasikan cara tersebut Pemerintah Kota Taasikmalaya melalui Dinas Kesehatan telah mengikat kerjasama dengan Tim Famale Cancer Program Universitas Siliwangi, atas bantuan Leiden University Belanda, untuk melaksanakan kegiatan berupa pelatihan tenaga dokter, Bidan, TP. PKK Kota/Kecamatan/Kelurahan dan para kader yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya Walikota Tasikmalaya menyampaikan" bahwa sesungguhnya penyakit kanker leher rahim dapat dicegah dan dikendalikan, apabila kita mau melakukan pemeriksaan secara dini. Pemeriksaan ini sangat mudah dan murah dapat dilakukan di puskesmas, puskesmas pembantu, Rumah Bersalin dan institusi pelayanan kesehatan lainnya. Mencegah kanker leher rahim lebih baik dan hemat daripada mengobati, yang disertai rasa sakit dan biaya mahal", tegasnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
